# Rencana pemantauan

ISBM unik karena data proyek untuk pemberian kredit, dengan sendirinya, menjadi bukti pemantauan, pelaporan, dan verifikasi. Dalam konteks ini, pemberian kredit tahunan dan pemantauan adalah kegiatan yang sama.&#x20;

Perlu dicatat bahwa ketidakpastian pelacakan hewan sering menyebabkan jeda dalam pengumpulan data. Karena ini adalah metodologi hanya berbasis hasil, kelompok IP dan LC dapat bekerja sesering atau sesering yang mereka mau. Namun kami ingatkan bahwa proyek yang mulai dengan banyak observasi, lalu menurun, bisa dipandang dengan curiga oleh IEP.&#x20;

Disarankan agar proyek merencanakan rencana pemantauan yang sederhana, tetapi berkelanjutan, yang bisa dijalankan secara konsisten sepanjang tahun, dengan anggaran yang memperhitungkan kerusakan peralatan. Lebih baik ada pengamatan yang konsisten di area kecil, daripada banyak pengamatan yang menurun sepanjang tahun.

BCP harus mengumpulkan data dari sebanyak mungkin spesies indikator yang memenuhi syarat. Untuk menstandarkan dan memperluas operasi, mereka harus memilih minimal 3 spesies dari 2 kingdom yang berbeda untuk pemantauan berkelanjutan. &#x20;

Kami sangat menyarankan penggunaan data pilot dalam merancang rencana pemantauan karena iterasi cepat pada tahap awal proyek itu diinginkan dan didorong. Saat memilih spesies indikator untuk pemantauan berkelanjutan, harap pertimbangkan hal berikut:

* **Hubungan yang jelas dengan tujuan keanekaragaman hayati:** Pilih spesies indikator yang punya hubungan jelas dengan kegiatan BCP yang disebutkan. Sebaiknya, hubungan antara indikator dan tujuan proyek ditunjukkan dengan dokumentasi literatur ilmiah.&#x20;
* **Beberapa spesies indikator:** Sistem alami sangat kompleks, dan bahkan variabel yang dipilih dengan hati-hati untuk mencerminkan konservasi kadang bisa berubah karena alasan yang tidak terkait dengan proyek. Walau secara teknis bahkan satu spesies indikator sudah cukup untuk menjalankan metodologi, memantau hanya beberapa spesies bisa meningkatkan risiko gagal mendokumentasikan keanekaragaman hayati yang sebenarnya. Walau tidak ada satu jumlah ideal spesies indikator yang harus dipantau, setiap proyek harus menjaga keseimbangan antara memilih terlalu sedikit spesies indikator dan terlalu banyak. &#x20;
* **Pemantauan:** Metodologi ini mendorong BCP untuk memilih beberapa spesies indikator yang tidak terlalu mahal untuk dipantau, yang bisa dengan mudah dipantau oleh anggota Masyarakat Adat dan komunitas lokal, dan yang tidak bergantung pada ahli luar atau peralatan. Namun, memasukkan spesies langka yang sulit ditemukan memberi gambaran yang lebih lengkap tentang ekosistem dan harus dipertimbangkan.&#x20;

#### **Tabel 6. Contoh rencana pemantauan sederhana**&#x20;

| Jangka waktu | Spesies indikator | Metode pengumpulan data                                                              | Frekuensi pemantauan | Metode penyimpanan data                           | Area yang dipantau |
| ------------ | ----------------- | ------------------------------------------------------------------------------------ | -------------------- | ------------------------------------------------- | ------------------ |
| Tahun 1-5    | 5                 | Ponsel                                                                               | Dua bulan            | Airtable                                          | 10k                |
| Tahun 6-10   | 20                | kamera jebak + ponsel                                                                | Dua bulan            | basis data Earth ranger                           | 20k                |
| Tahun 11-15  | 30                | kamera jebak, ponsel, perekaman audio                                                | Dua bulan            | basis data pribadi yang terhubung ke Earth ranger | 50k                |
| Tahun 15-30  | 50                | kamera jebak, ponsel, perekaman audio, dan hewan yang diberi penanda secara selektif | Terus-menerus        | basis data pribadi yang terhubung ke Earth ranger | 16k                |


---

# Agent Instructions: Querying This Documentation

If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter:

```
GET https://isbm.savimbo.com/methodology/id/rencana-pemantauan.md?ask=<question>
```

The question should be specific, self-contained, and written in natural language.
The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
